Senin, 11 Desember 2023

PENTINGNYA LITERASI DIGITAL

Era Teknologi Modern

    Tahukah Mama? Di era teknologi ini peranan gadget sangat berpengaruh terhadap kehidupan. Gadget tidak terlepas dari aktivitas sehari-hari dan sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Kita tidak dapat menghindarkan diri dari gadget sebab  dampak yang diberikan juga mampu memudahkan aktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun bukan berarti tidak ada dampak negatifnya, ya Mama...

    Pengetahuan mengenai penggunaan gadget secara bijaksana sangat diperlukan pada era ini. Hal tersebut diperlukan agar pengguna gadget tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal tidak diinginkan yang terpublikasi melalui media sosial, seperti hoax, scam, human traficking, pornografi, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu hal yang perlu dilakukan yakni meningkatkan pengetahuan literasi digital.  

Pengertian Literasi Digital

    Literasi digital ialah keterampilan fundamental yang diperlukan untuk dapat berkontribusi di dunia digital saat ini. Kemampuan literasi digital sangat penting dikembangkan sebagai kebutuhan untuk dapat berpastisipasi di dunia digital sebagaimana dengan membaca, menulis, berhitung dan ilmu lainnya. 

    Mama perlu meningkatkan pengetahuan literasi digital ini karena nantinya akan diajarkan kepada si buah hati. Keberadaan media digital tidak dapat dihindarkan seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberi istilah digital native bagi anak-anak yang sudah mengenal media digital sejak lahir.   Karena hal itu, Mama perlu membekali diri dan mengenalkan literasi digital pada si buah hati. Harapannya media digital mampu menjadi alat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta menyiapkannya menjadi generasi emas di masa mendatang.

Digital Parenting

    Model parenting yang dapat Mama terapkan yakni Digital Parenting. Digital parenting pada dasarnya dimaknai sebagai upaya pengawasan, pembatasan, dan pendampingan orang tua terhadap perilaku anak dalam menggunakan gadget. Proses pengawasan, pembatasan, dan pendampingan tersebut dilakukan untuk mencegah dampak negatif penggunaan gadget pada anak ya Mama... selain itu cenderung untuk mengoptimalkan dampak positif yang diperoleh dari gadget.
Berikut hal-hal yang dapat Mama lakukan dalam menerapkan digital parenting:
  1. Menunjukkan teladan yang baik dan positif menggunakan media sosial
  2. Sebagai advisor, asesor, konselor, demonstrator, sahabat, fasilitator, pencari fakta, sumber pengetahuan, mentor, motivator, role model, supporter bagi anak untuk menggunakan media sosial
  3. Mendampingi dan memantau aktivitas anak dalam mengakses dan menggunakan media sosial
  4. Memilihkan media atau tayangan yang tepat dan aman bagi anak
  5. Mengatur batasan anak menggunakan gadget dan media digital lainnya
  6. Buat aturan dasar terkait penggunaan internet sehat dengan melibatkan anak, termasuk disepakati pula sanksinya
  7. Berkolaborasi menciptakan konten digital bersama
Yaaa itulah sedikit tips bagi Mama yang memiliki buah hati digital native, khususnya anak-anak generasi Z akhir, generasi alpha, dan seterusnya.  Dengan pengetahuan literasi digital diharapkan agar pengguna gadget lebih bijaksana dalam bersosial media, dampak positif gadget dapat diperoleh dengan baik, dan anak-anak usia dini dapat menjadi generasi emas di masa mendatang yang melek teknologi dan menjadi pribadi yang arif dan bijaksana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DIGITAL PARENTING VS ISLAMIC PARENTING

Haloo Mama! Bagaimana kabarnya dan kabar si buah hati? Semoga Mama dan si kecil diberi kesehatan dan selalu dilindungi oleh Allah SWT😊     ...