Senin, 11 Desember 2023

DIGITAL PARENTING VS ISLAMIC PARENTING

Haloo Mama! Bagaimana kabarnya dan kabar si buah hati? Semoga Mama dan si kecil diberi kesehatan dan selalu dilindungi oleh Allah SWT😊

    Jika Mama membaca tulisan saya yang sebelumnya, semoga ilmunya dapat bermanfaat ya, Mama... Semoga Mama dapat menerapkan model parenting yang sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini. Ngomong-ngomong soal parenting, di tulisan yang lalu saya sempat menyinggung tentang Digital Parenting yakni model parenting berbasis digital dengan melakukan pengawasan kepada anak (digital native) agar dapat menggunakan media digital dengan bijak. Namun sebagai seorang muslim apakah digital parenting sesuai dengan ajaran agama islam? Sedangkan dalam islam sendiri terdapat istilah Islamic Parenting yang bercermin dari Prophetic Parenting (model parenting para Nabi) dan parenting keluarga muslim yang ada dalam Al-Qur'an. Waahh daripada bingung, yuk kita pelajari bersama-sama Mama...

Islamic Parenting - Prophetic Parenting

    Islamic Parenting merupakan model parenting berbasis ajaran agama islam. Model parenting ini dapat kita contoh dari parenting para Nabi dan keluarga muslim yang tertuang dalam Al-Qur'an seperti keluarga Luqman. Konsep dalam prophetic parenting adalah mendidik anak dengan berkiblat pada cara-cara yang dilakukan Rasulullah SAW dalam mendidik keluarga dan sahabat beliau. Konsep Prophetic mendasar pada keteladanan (uswah hasanah) yang terdapat pada diri Nabi Muhammad SAW. Menjadi sebuah penekanan penting bahwasannya dalam prophetic parenting berlaku sebuah proses pendidikan bukan sekedar proses pengajaran, kerena dalam proses pendidikan selain mengajarkan ilmu juga menanamkan nilai-nilai. 
    Sebagai umat Nabi Muhammad SAW penting bagi kita untuk menjadikannya menjadi role model dalam kehidupan, baik dalam hal bertutur kata, bertingkah laku, bahkan dalam hal parenting sekalipun. Hal itu memanglah mutlak karena Rasulullah SAW diutus oleh Allah SWT sebagai penyempurna akhlak. Cara-cara parenting yang baik dan benar sesuai ajaran islam telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, maka dari itu kita pun patut untuk menjadikannya sebagai teladan.

 Digital Parenting vs Islamic Parenting

    Jadi apakah digital parenting tidak patut diterapkan sebagai pola pengasuhan pada masa kini??? Mama... keduanya merupakan contoh model parenting yang baik, jika kita dapat mengolaborasikan keduanya mengapa hanya memilih salah satu? Penggunaan Digital Parenting dan Islamic Parenting secara beriringan akan menambah kualitas parenting kita sebagai orang tua. Mewujudkan anak yang melek teknologi dan menjunjung tinggi nilai-nilai islam adalah dambaan semua orang tua muslim. 

    Oleh sebab itu mari kita berusaha seoptimal mungkin atas karunia yang diberikan oleh Allah SWT berupa seorang anak dan bekal kemampuan yang telah diberikan kepada kita berupa kekuatan, rezeki, pengetahuan, dan sebagainya untuk mewujudkan GENERASI EMAS ISLAMI di masa mendatang.

PENTINGNYA LITERASI DIGITAL

Era Teknologi Modern

    Tahukah Mama? Di era teknologi ini peranan gadget sangat berpengaruh terhadap kehidupan. Gadget tidak terlepas dari aktivitas sehari-hari dan sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Kita tidak dapat menghindarkan diri dari gadget sebab  dampak yang diberikan juga mampu memudahkan aktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun bukan berarti tidak ada dampak negatifnya, ya Mama...

    Pengetahuan mengenai penggunaan gadget secara bijaksana sangat diperlukan pada era ini. Hal tersebut diperlukan agar pengguna gadget tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal tidak diinginkan yang terpublikasi melalui media sosial, seperti hoax, scam, human traficking, pornografi, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu hal yang perlu dilakukan yakni meningkatkan pengetahuan literasi digital.  

Pengertian Literasi Digital

    Literasi digital ialah keterampilan fundamental yang diperlukan untuk dapat berkontribusi di dunia digital saat ini. Kemampuan literasi digital sangat penting dikembangkan sebagai kebutuhan untuk dapat berpastisipasi di dunia digital sebagaimana dengan membaca, menulis, berhitung dan ilmu lainnya. 

    Mama perlu meningkatkan pengetahuan literasi digital ini karena nantinya akan diajarkan kepada si buah hati. Keberadaan media digital tidak dapat dihindarkan seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberi istilah digital native bagi anak-anak yang sudah mengenal media digital sejak lahir.   Karena hal itu, Mama perlu membekali diri dan mengenalkan literasi digital pada si buah hati. Harapannya media digital mampu menjadi alat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta menyiapkannya menjadi generasi emas di masa mendatang.

Digital Parenting

    Model parenting yang dapat Mama terapkan yakni Digital Parenting. Digital parenting pada dasarnya dimaknai sebagai upaya pengawasan, pembatasan, dan pendampingan orang tua terhadap perilaku anak dalam menggunakan gadget. Proses pengawasan, pembatasan, dan pendampingan tersebut dilakukan untuk mencegah dampak negatif penggunaan gadget pada anak ya Mama... selain itu cenderung untuk mengoptimalkan dampak positif yang diperoleh dari gadget.
Berikut hal-hal yang dapat Mama lakukan dalam menerapkan digital parenting:
  1. Menunjukkan teladan yang baik dan positif menggunakan media sosial
  2. Sebagai advisor, asesor, konselor, demonstrator, sahabat, fasilitator, pencari fakta, sumber pengetahuan, mentor, motivator, role model, supporter bagi anak untuk menggunakan media sosial
  3. Mendampingi dan memantau aktivitas anak dalam mengakses dan menggunakan media sosial
  4. Memilihkan media atau tayangan yang tepat dan aman bagi anak
  5. Mengatur batasan anak menggunakan gadget dan media digital lainnya
  6. Buat aturan dasar terkait penggunaan internet sehat dengan melibatkan anak, termasuk disepakati pula sanksinya
  7. Berkolaborasi menciptakan konten digital bersama
Yaaa itulah sedikit tips bagi Mama yang memiliki buah hati digital native, khususnya anak-anak generasi Z akhir, generasi alpha, dan seterusnya.  Dengan pengetahuan literasi digital diharapkan agar pengguna gadget lebih bijaksana dalam bersosial media, dampak positif gadget dapat diperoleh dengan baik, dan anak-anak usia dini dapat menjadi generasi emas di masa mendatang yang melek teknologi dan menjadi pribadi yang arif dan bijaksana.

Sabtu, 25 November 2023

PAGELARAN SENI DRAMA

     Sidoarjo, 25 November 2023

     Sehubungan dengan adanya mata kuliah seni drama prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Ibu Lisa Alistiana, M. Pd., selaku dosen pengampu mata kuliah tersebut memberikan final project kepada mahasiswa semester 5 untuk membuat pagelaran seni drama. Pagelaran seni tersebut akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang. Untuk itu mahasiswa memiliki waktu kurang lebih satu bulan untuk mempersiapkannya. Hingga saat ini, hal-hal yang telah dipersiapkan antara lain:

  1. Script
  2. Casting
  3. Dubbing
  4. Kostum
  5. Make up
  6. Properti

    Drama yang akan ditampilkan merupakan drama anak usia dini. Drama dikemas dengan pertunjukan yang ceria, mudah dipahami, dan memiliki makna/pesan moral. Mahasiswa PIAUD A menyajikan drama dengan tokoh hewan dan tumbuhan yang dilengkapi dengan gerak dan lagu, tujuannya agar menambah kesan menarik dan tidak membosankan.

     Seluruh aktris dan crew terus berupaya yang terbaik untuk pertunjukan mendatang. Ide/gagasan, tenaga, materi, dan waktu telah dikerahkan sebagai usaha untuk menyukseskan acara tersebut. Selain sebagai bentuk tanggungjawab mahasiswa dalam  menyelesaikan tugas akhir, adanya pagelaran seni drama juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa. Pengalaman berproses, kerjasama, tolong menolong, dan masih banyak lagi. Harapannya semoga pagelaran seni drama dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat.


Untuk itu jangan lupa saksikan:

-Pagelaran Seni Drama PIAUD 2021- 

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hari        : Kamis


Tanggal  : 7 Desember 2023

Pukul      : 10.00 WIB

Tempat   : Auditorium UINSA

HTM        : 5.000


Mari Tingkatkan Wawasan Apresiasi Seni Melalui Kegiatan Menghadiri Pagelaran Seni


luangkan waktumu, hibur dirimu, enjoy the drama




DIGITAL PARENTING VS ISLAMIC PARENTING

Haloo Mama! Bagaimana kabarnya dan kabar si buah hati? Semoga Mama dan si kecil diberi kesehatan dan selalu dilindungi oleh Allah SWT😊     ...